DIY Perfume dengan Essential Oils

DIY Perfume dengan Essential Oil

Lihat di sini —> https://www.youngliving.com/blog/diy-perfume-with-essential-oils/

 

Bahan:

Botol kosong 5 ml atau 15 ml sesuai kebutuhan, bisa juga gunakan botol spray kaca.

V6

AromaGlide Roller Fitment

Label à bisa dilihat di sini http://static.youngliving.com/en-US/PDFS/blog_DIY_Perfume_Printable.pdf

 

Cara membuat:

1.       Kombinasikan 10-15 tetes dari setiap pilihan essential oil anda dalam botol kosong sehingga imbang aromanya.

2.       Saat anda merasa puas dengan aroma yang terbentuk, penuhkan botol dengan V6

3.       Pasang roller dan tutupnya.

4.       Pasang label

5.       Oleskan pada leher, lengan atau bagian tubuh lainnya sebagai perfume.

 

Base note essential oil: Patchouli, Idaho Balsam Fir, Myrrh, Frankincense, Cedarwood, Clove

Middle note essential oil: Ylang ylang, Geranium, Rose, Jasmine

Top note essential oil: Lime, Tangerine, Grapefruit, Bergamot, Orange, Basil, Lavender, Thyme, Jade Lemon, Cinnamon Bark, Coriander

 

Happy oiling

 

Topical Application (Pengolesan Langsung)

Artikel  membahas tentang cara menggunakan Essential Oil

Apabila anda ingin mengoleskan Essential oil ke badan anda, ada beberapa cara untuk menggunakan Essential Oil tersebut:

  • DILUTED APPLICATION (Dicampur dengan minyak pelarut)
    Essential oil dioles ke kulit dengan mengencerkan atau melarutkan essential oil terlebih dahulu dengan carrier oil/minyak pelarut (Virgin Coconut Oil (VCO), Jojoba Oil, Grapeseed Oil, Castor Oil, Avocado Oil, Sweet Almond Oil, V-6 Young Living, dll.)
  • LAYER APPLICATION (Berlapis)
    Beberapa essential oil dioles ke kulit satu demi satu (lapis demi lapis). Usahakan memberi jarak 1 menit diantara pelapisan.
  • NEAT APPLICATION (Langsung)
    Essential oil dioles langsung ke kulit tanpa mempergunakan minyak pelarut

Hal-hal yang penting yang perlu diingat saat menggunakan Essential oil pada kulit:

  • Essential oil masuk ke dalam tubuh lewat pori-pori kulit. 
  • Selalu oleskan essential oil pada kulit yang kering (tidak basah dan lembab). Air akan membuat essential oil lebih terlalu cepat masuk ke dalam tubuh. 
  • Ada essential oil yang bersifat LEMBUT, ada oil yang PANAS. Selalu sediakan minyak pelarut dan encerkan essential oil yang bersifat panas, apalagi untuk kulit yang sensitif. 
  • Selalu berikan jeda waktu (± 1 menit) sebelum mengoleskan layer oil yang lain untuk memaksimalkan benefit setiap oil.

EMERGENCY/WARNING/PERINGATAN: Ketika kulit menjadi panas setelah mengoles essential oil, jangan disiram atau dilap dengan air karena akan memperburuk keadaan. Oleskan minyak pelarut (V6) pada kulit yang panas. Apabila keadaan tidak membaik, gunakan tissue untuk mengangkat minyak dari kulit dan gunakan lagi minyak pelarut. Lanjutkan selama daerah yang panas masih belum membaik. Apabila keadaan tidak membaik setelah 3 kali pengangkatan, langsung pergi ke pusat medis.

Diluted Application (Dicampur minyak pelarut)

Dalam pemakaian essential oil, pengenceran essential oil (DILUTE) dengan minyak pelarut/carrier oil sangatlah penting dan dianjurkan, terutama pada *bayi dan anak-anak* yang kulitnya masih sangat tipis dan sensitive.

  • Carrier oil adalah vegetable oil yang mengandung lipid / lemak. 
  • Carrier oil yang umum dipakai: Virgin Coconut Oil (VCO), Jojoba Oil, Grapeseed Oil, Castor Oil, Avocado Oil, Sweet Almond Oil, V-6 Young Living, dll.

Ini adalah cara paling aman dalam menggunakan Essential Oil bagi pemula. Mengapa?

  1. Mengencerkan essential oil untuk menghindari risiko kulit sensitif terutama pada pemakaian essential oil yang *PANAS*, misal: Peppermint, Oregano, Thieves, Cinammon Bark, Lemongrass, dll.
  2. Membuat essential oil dapat dipakai di bagian tubuh yang lebih luas jadi hemat. 
  3. Membuat essential oil tidak mudah menguap saat dipakai. 
  4. Membuat essential oil lebih perlahan diterima oleh tubuh; tubuh tidak “kaget”.

Untuk lebih mudahnya kita memakai 5 ml carrier oil (= 1 sdt) sebagai acuan. 

Untuk tiap 5 ml carrier oil dibutuhkan: 

  • 1 tetes EO  1% ratio
  • 2 tetes EO  2% ratio
  • 3 tetes EO  3% ratio
  • 5 tetes EO  5% ratio
  • 10 tetes EO  10% ratio
  • 25 tetes EO  25% ratio

Untuk 10 ml carrier oil, jumlah tetes EO hanya perlu dikali 2. 
Untuk 15 ml carrier oil, jumlah tetes EO hanya perlu dikali 3. dstnya.
 

Layered Application (Pemakaian Barlapis)

Terkadang kita memerlukan beberapa EO seperti teknik Raindrop untuk membantu memperbaiki keadaan kita. Satu hal yang banyak orang tanyakan adalah "Mengapa minyaknya tidak dicampur saja sebelum dioleskan?" Ada beberapa minyak yang sifatnya bisa dicampur,  namun efektifitasnya kurang dibandingkan dengan penggunaan berlapis. 

Pemakaian berlapis ini akan dibahas langsung di artikel lain mengingat ada banyak kombinasi EO yang memerlukan penggunaan yang berbeda. Apabila anda pemula, sebaiknya anda belajar terlebih dahulu dari pengguna bersertifikat. 

Neat Application (Pemakaian Langsung)

Beberapa EO lebih efektif dalam penggunaannya apabila digunakan secara langsung, namun sebelum menggunakan minyak secara langsung, beberapa hal harus disiapkan seperti Carrier Oil/minyak pelarut dan tissue/handuk kertas.

BACA PERINGATAN DI ATAS APABILA TERJADI IRITASI/PANAS PADA BAGIAN PENGOLESAN.